Salah
satu adab dalam islami yang sudah banyakk ditinggalkan kaum muslimin adalah
adab ketika mengup. Ketika bersin, banyak diantara kita yang tidak mengucapkan
“Alhamdullillah”. Mungkin mereka lupa atau tidak tahu. Demikian pula ketika
menguap seharusnya seorang muslim menahannya semampu mungkin. Akan tetapi
banyak dari kaum muslim yang malah membukanya lebar-lebar. Padahal perbuatan
ini tidak pernah dicontohkan oleh Nabi SAW. Sesungguhnya jika seorang muslim
mengetahui betapa besar pahalanya yang akan diberikan oleh Allah SWT ketika
seorang muslim meneladani Rasul-Nya maka sudah pasti manusia akan
berlomba-lomba melaksanakan adab-adab yang telah diajarkan oleh islam ini.
Sesungguhnya Allah Membenci Menguap
Jika
kita mengaku muslim dan mengaku bawasanya kita mencintai Allah SWT, maka salah
satu konsekuensinya adalah mencintaisegala sesuatu yang di cintai Allah. Salah
satu perkara yang dibenci Allah adalah menguap. Seperti yang diriwayatkan oleh
Abu Hurairah RA, bahwa Nabi SAW, pernah bersabda: “ Sesungguhnya Allaah
menyukai baersin dan benci terhadap menguap. Maka apabila ia bersin, hendaklah
ia memuji Allah (dengan mengucapkan Alhamdullillah). Dan merupakan kewajiban
bagi seorang muslim yang mendengarkannya untuk mendo’akannya. Adapun menguap,
maka ia berasal dari setan. Hendaklah setiap muslim berusaha untuk menahannya
sebisa mungkin, dan apabila mengeluarkan kata “ha”, maka saat itulah setan
menertawakannya”. (HR. Bukhari)
Allah
membenci menguap karna menguap adalah aktivitas yang membuat seseorang banyak
maka, yang pada akhirnya membawa kemalasan yang berujum malas ibadah. Menguap
adalah perbuatan yang dibenci oleh Allah SAW, terlebih pada saat kita shalat.
Para Nabi tidak pernah mencintohkan hal itu karena menguap adalah aktivitas
yang di benci oleh Allah SAW.
Tahanlah Semampumu
Jika
seseorang ingin menguap, maka hendaklah ia menahannya sebisa mungkin, atau
dengan menutup jalan terbukanya mulut dengan menggunakan tangannya. Hal ini
sesuai dengan hadist yang telah diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA bawasannya
Rasulullah SAW bersabda: “Menguap adalah berasal dari setan, maka jika seorang
diantara kalian menguap, hendaklah ia menahannya semampu mungku=in”. (HR.
Muslim). Ketika seseorang ingin menguap hendaknya ia menutup mulutnya dengan
tangan kiri, karena menguap adalah salah satu perbuatan yang buruk.
Sesungguhnya Allah Mencintai Bersin
Dari
Abu Hurairah RA bawasannya Rasulullah bersabda: “sesungguhnya Allah mencintai
bersin” (HR Bukhari). Bersin merupakan sesuatu yang disukai Allah SWT karena
bersin dapat menyehatkan badan dan dapat menghilangkan keinginan untuk selalu
mengenyangkan perut, serta dapat membuat semangat untuk beribadah.
Hal-hal yang harus dilakukan
ketika bersin :
1.
Merndahkan suara
2.
Menutup mulut dan wajah
3.
Tidak memalingkan leher
4.
Mengeraskan bacaan hamdalah (maupun
dalam keadaan shalat)
Bacaan yang dapat diamalkan ketika
bersin:
1.
Alhamdullillah (segala puji bagi
Allah)
2.
Alhamdullillahi Rabbil ‘alamin
(segala puji bagi Allah Rabb semesta alam)
3.
Alhamdullillah ‘ala kulli haal
(segala puji bagi Allah dalam setiap keadaan)
Tunaikanlah hak saudaramu
Islam
adalah agama yang sangat indah dan salah satu keindahan agama ini adalah
memperhatikan keadilan dan memberikan hak kepada sang pemiliknya. Salah satu
hak yang harus ditunaikan oleh seorang muslim dan muslimah kepada mulim dan
muslimah lainnya adalah ber-tasymit (mendo’akan orang yang bersih) ketika ada
seorang dari saudara atau saudari yang muslim bersih ia mengucapkan
“alhamdullillah”.
Sesungguhnya
NAbi SAW bersabda: “Hak seorang muslim yang lain ada enam: jika engkau bertemu
dengannya maka ucakpanlah salam, jika ia mengundangmu maka datanglah, jika ia
meminta nasihat padamu maka berilah nasihat, jika ia bersin lalu ia mengucapkan
Alhamdulillah maka do’akanlah, jika ia sakit maka jenguklah, jika ia meninggal
maka iringilah jenazahnya.” (HR Muslim).
Ketika
ada seorang muslim bersin didekat kita, lalu ia mengucapkan “Alhamdulillah”,
maka kita wajib mendo’akannya dengan membaca “yarhamukallah” (semoga Allah
merahmatimu). Hukum tasymit ini adalah wajib bagi setiap orang yang mendengar
seorang muslim yang bersin kemudian mengucapkan “alhamdulilllah”. Setelah orang
lain mendo’akannya, orang yang bersin
tadi dianjurkan untuk mrngucapkan salah satu do’a berikut:
·
Yahdikumullah wa yushlih baalakum (
mudah-mudahan Allah memberikan hidayah kepada kalian dan memperbaiki keadaan kalian)
Yaghfirullah lanaa walakum
(mudah-mudahan Allah mengampuni kita dan kalian semua)
·
Yaghfirullah lakum ( semoga Allah
mengampuni kalian semua)
·
Yarhamunallah wa iyyaakum wa
yaghfirullaahu wa lakum wa yaghfirullaahu wa lakum ( semoga Allah member rahmat
kepada kami dan kamu sekalian, serta mengampuni kami dan mengampuni kalian)
kita juga tidak boleh bertasymit saat :
1. ada orang yang bersin dan dia tidak mengucapkan hamdalah
2. ada orang yang bersin lebih dari 3 kali
3. ada seseorang yang membanci tasymit
4. seseorang yang bukan beragama islam
5. sesorang yang bersin bertepatan khutbah jum'at
6. kita berada di teempat yang terlarang untuk mengucakpan kalamullah, seperti saat berada di toilet
Wallahu 'alam
Sumber : Majalah Al-Falah (dengan pengubahan seperlunya)
kita juga tidak boleh bertasymit saat :
1. ada orang yang bersin dan dia tidak mengucapkan hamdalah
2. ada orang yang bersin lebih dari 3 kali
3. ada seseorang yang membanci tasymit
4. seseorang yang bukan beragama islam
5. sesorang yang bersin bertepatan khutbah jum'at
6. kita berada di teempat yang terlarang untuk mengucakpan kalamullah, seperti saat berada di toilet
Wallahu 'alam
Sumber : Majalah Al-Falah (dengan pengubahan seperlunya)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar