Pages

Sabtu, 31 Januari 2015

ADAB MENGUAP DAN BERSIN


            Salah satu adab dalam islami yang sudah banyakk ditinggalkan kaum muslimin adalah adab ketika mengup. Ketika bersin, banyak diantara kita yang tidak mengucapkan “Alhamdullillah”. Mungkin mereka lupa atau tidak tahu. Demikian pula ketika menguap seharusnya seorang muslim menahannya semampu mungkin. Akan tetapi banyak dari kaum muslim yang malah membukanya lebar-lebar. Padahal perbuatan ini tidak pernah dicontohkan oleh Nabi SAW. Sesungguhnya jika seorang muslim mengetahui betapa besar pahalanya yang akan diberikan oleh Allah SWT ketika seorang muslim meneladani Rasul-Nya maka sudah pasti manusia akan berlomba-lomba melaksanakan adab-adab yang telah diajarkan oleh islam ini.
Sesungguhnya Allah Membenci Menguap
            Jika kita mengaku muslim dan mengaku bawasanya kita mencintai Allah SWT, maka salah satu konsekuensinya adalah mencintaisegala sesuatu yang di cintai Allah. Salah satu perkara yang dibenci Allah adalah menguap. Seperti yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, bahwa Nabi SAW, pernah bersabda: “ Sesungguhnya Allaah menyukai baersin dan benci terhadap menguap. Maka apabila ia bersin, hendaklah ia memuji Allah (dengan mengucapkan Alhamdullillah). Dan merupakan kewajiban bagi seorang muslim yang mendengarkannya untuk mendo’akannya. Adapun menguap, maka ia berasal dari setan. Hendaklah setiap muslim berusaha untuk menahannya sebisa mungkin, dan apabila mengeluarkan kata “ha”, maka saat itulah setan menertawakannya”. (HR. Bukhari)
            Allah membenci menguap karna menguap adalah aktivitas yang membuat seseorang banyak maka, yang pada akhirnya membawa kemalasan yang berujum malas ibadah. Menguap adalah perbuatan yang dibenci oleh Allah SAW, terlebih pada saat kita shalat. Para Nabi tidak pernah mencintohkan hal itu karena menguap adalah aktivitas yang di benci oleh Allah SAW.
Tahanlah Semampumu
            Jika seseorang ingin menguap, maka hendaklah ia menahannya sebisa mungkin, atau dengan menutup jalan terbukanya mulut dengan menggunakan tangannya. Hal ini sesuai dengan hadist yang telah diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA bawasannya Rasulullah SAW bersabda: “Menguap adalah berasal dari setan, maka jika seorang diantara kalian menguap, hendaklah ia menahannya semampu mungku=in”. (HR. Muslim). Ketika seseorang ingin menguap hendaknya ia menutup mulutnya dengan tangan kiri, karena menguap adalah salah satu perbuatan yang buruk.
Sesungguhnya Allah Mencintai Bersin
            Dari Abu Hurairah RA bawasannya Rasulullah bersabda: “sesungguhnya Allah mencintai bersin” (HR Bukhari). Bersin merupakan sesuatu yang disukai Allah SWT karena bersin dapat menyehatkan badan dan dapat menghilangkan keinginan untuk selalu mengenyangkan perut, serta dapat membuat semangat untuk beribadah.
Hal-hal yang harus dilakukan ketika bersin :
1.         Merndahkan suara
2.       Menutup mulut dan wajah
3.       Tidak memalingkan leher
4.       Mengeraskan bacaan hamdalah (maupun dalam keadaan shalat)
Bacaan yang dapat diamalkan ketika bersin:
1.         Alhamdullillah (segala puji bagi Allah)
2.       Alhamdullillahi Rabbil ‘alamin (segala puji bagi Allah Rabb semesta alam)
3.       Alhamdullillah ‘ala kulli haal (segala puji bagi Allah dalam setiap keadaan)
Tunaikanlah hak saudaramu
            Islam adalah agama yang sangat indah dan salah satu keindahan agama ini adalah memperhatikan keadilan dan memberikan hak kepada sang pemiliknya. Salah satu hak yang harus ditunaikan oleh seorang muslim dan muslimah kepada mulim dan muslimah lainnya adalah ber-tasymit (mendo’akan orang yang bersih) ketika ada seorang dari saudara atau saudari yang muslim bersih ia mengucapkan “alhamdullillah”.
            Sesungguhnya NAbi SAW bersabda: “Hak seorang muslim yang lain ada enam: jika engkau bertemu dengannya maka ucakpanlah salam, jika ia mengundangmu maka datanglah, jika ia meminta nasihat padamu maka berilah nasihat, jika ia bersin lalu ia mengucapkan Alhamdulillah maka do’akanlah, jika ia sakit maka jenguklah, jika ia meninggal maka iringilah jenazahnya.” (HR Muslim).
            Ketika ada seorang muslim bersin didekat kita, lalu ia mengucapkan “Alhamdulillah”, maka kita wajib mendo’akannya dengan membaca “yarhamukallah” (semoga Allah merahmatimu). Hukum tasymit ini adalah wajib bagi setiap orang yang mendengar seorang muslim yang bersin kemudian mengucapkan “alhamdulilllah”. Setelah orang lain  mendo’akannya, orang yang bersin tadi dianjurkan untuk mrngucapkan salah satu do’a berikut:
·        Yahdikumullah wa yushlih baalakum ( mudah-mudahan Allah memberikan hidayah kepada kalian dan memperbaiki keadaan kalian)
Yaghfirullah lanaa walakum (mudah-mudahan Allah mengampuni kita dan kalian semua)
·        Yaghfirullah lakum ( semoga Allah mengampuni kalian semua)

·        Yarhamunallah wa iyyaakum wa yaghfirullaahu wa lakum wa yaghfirullaahu wa lakum ( semoga Allah member rahmat kepada kami dan kamu sekalian, serta mengampuni kami dan mengampuni kalian)
kita juga tidak boleh bertasymit saat :
1. ada orang yang bersin dan dia tidak mengucapkan hamdalah
2. ada orang yang bersin lebih dari 3 kali
3. ada seseorang yang membanci tasymit
4. seseorang yang bukan beragama islam 
5. sesorang yang bersin bertepatan khutbah jum'at
6. kita berada di teempat yang terlarang untuk mengucakpan kalamullah, seperti saat berada       di  toilet 
Wallahu 'alam 
Sumber : Majalah Al-Falah (dengan pengubahan seperlunya)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar