Sebuah
hadist mengatakan bahwa Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh
Allah SWT daripada mukmin yang lemah. Selain fisik, tentuk kekuatan finansial
itu, tentu saja akan kembali kepada kebaikan sesama muslim. Selain bekerja
keras dan cerdas sesuai yang banyak dicontohkan oleh Nabi SAW ada juga
sebab-sebab lain yang melapangkan rizki adalah sebagai berikut:
1.
Takwa kepada Allah SWT
Takwa
merupakan salah satu sebab yang dapat melapangkan rizki dan menjadikannya terus
bertambah. Allah SWT berfirman yang artinya “Barang siapa yang bertakwa kepada
Allah niscaya Dia akan mengadakan
baginya jalan keluar dan memberinya rezeki ke arah yang tidak
disangka-sangkanya” (At Thalaq 2-3). Allah SWT juga berfirman yang artinya “Jikalau
sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan betaqwa, pastilah Kami akan
melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi” (QS. 7:96)
2.
Istigfar dan taubat
Ada
seorang yang mengadukan kekeringan kepada Al Hasan al Bashri maka beliau
berkata “beristigfarlah kepada Allah” lalu ada orang lain yang mengadukan
kefakirannya dan beliau menjawab “beristigfarlah kepada Allah”. Ada lagi yang
mengatakan “Mohonlah kepada Allah agar memberikan pada ku anak!” maka Beliau
menjawab “Beristigfarlah kepada Allah”. Kemudian ada orang lain yang
mengeluhkan kebunnya yang kering kerontang, lalu beliau pun juga menjawab “Beristigfarlah
kepada Allah”.
Maka
orang-orang pun bertanya “ Banyak orang berdatangan untuk mengadukan berbagai
persoalan, namun Anda memerintahkan merega semua agar beristigfar” Beliau lalu
menjawab “Aku mengatakan itu bukan dari diriku, sesungguhnya Allah SWT telah
berfirman di dalam surat Nuh”. Istigfar ini dimaksud kan adalah istigfar dengan
hati dan lisan lalu berhenti dari segala dosa, karena orang yang beristigfar
dengan lisannya saja sementara dosa-dosa masih terus dilakukan dan hati masih
senantiasa menyukai maka ini merupakan istigfar yang kurang bagus.
3.
Tawakal Kepada Allah SWT
Allah SWT
berfirman yang artinya “Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah maka
niscaya Allah akan mencukupkannya (keperluannya)” (QS 63:3). Tawakal kepada
Allah merupakan bentuk memperlihatkan kelemahan diri sendiri dan sikap
bersandar kepadanya saja, lallu mengetahui dengan yakin bahwa hanya Allah yang
memberikan pengaruh didalam kehidupan. Segaala yang ada di alam berupa makhluk,
rizki, pemberian, madharat dan manfaat, kefakiran dan kekayaan, sakit, sehat,
kematian, maupun kehidupan ini senantiasa adalah dari Allah SWT semata.
4.
Silaturahim
Ada
banyak hadis yang menjelaskan bahwa silaturahim merupakan salah satu penyebab
terbukanya pintu rizki, diantaranya adalah hadis berikut : sabda Nabi SAW
artinya “Dari Abu Hurairah RA berkata “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda
“Siapa yang senang untuk dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya maka
hendaklah menyambung silaturahim” (HR Al Bukhari).
5.
Infaq di jalan Allah
Allah SWT
berfirman yang artinya “Dan barang siapa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah
akan menggantinya dan Dia adalah pemberi rizki yang sebaik-baiknya” (QS 34-39).
Ibnu Katsir berkata “Yaitu apapun yang kau infaqkan di dalam hal yang
diperintahkan kepadamu atau diperbolehkan, maka Allah akan memberikan gantinya
kepadamu di dunia dan memberikan pahala dan balasan di akhirat kelak”.
Dalam
sebuah hadist qudsi Rasullullah SAW bersabda dan Allah SWT berfirman yang
artinya “Wahai anak adam, berinfaqlah maka Aku akan berinfaq kepadamu” (HR
Muslim)
Dan masih banyak lagi pintu-pintu rezeki yang lain seperti
hijrah, jihad, bersyukur, menikah, bersandar kepada Allah SWT, meninggalkan
kemaksiatan, istiqamah, serta melakukan ketaatan, dan lain sebagainya. Semoga
bermanfaat
Wallahualam.
sumber : majalah Al-falah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar